Filler dagu adalah injectable treatment yang dapat membantu projection, length,
atau structural support pada chin. Tujuan yang lebih tepat bukan membuat dagu seruncing
mungkin, tetapi memperbaiki hubungan chin dengan lips, nose, jawline, dan side profile.
Systematic review 2026 menemukan injectable filler dapat memberikan short-term improvement
pada chin projection dengan patient satisfaction tinggi, tetapi evidence masih heterogen dan long
term data terbatas.
Kandidat
Dagu yang relatif retruded, lower third yang kurang panjang, atau kebutuhan structural support
tertentu dapat menjadi indikasi.
Jika masalah utama masseter, double chin, atau significant skeletal discrepancy, filler dagu belum
tentu menjadi solusi utama.
Filler dagu untuk wajah bulat
Pada sebagian pasien, menambah chin length/projection dapat mengubah visual proportion. Namun
wajah bulat dapat berasal dari cheek volume, fat distribution, masseter, atau bone.
Full-face assessment diperlukan agar filler tidak menjadi treatment otomatis.
Berapa cc?
Tidak ada angka universal. Existing projection, tissue capacity, product, symmetry, dan treatment
goal memengaruhi kebutuhan.
Lebih banyak cc tidak berarti lebih baik. Overcorrection dapat mengganggu harmony.
Hasil dan durasi
Volume dapat terlihat segera, tetapi swelling awal dapat memengaruhi bentuk. Final assessment
dilakukan setelah reaksi awal mereda.
Durability berbeda berdasarkan formulation, anatomy, movement, amount, dan response
individual.
Risiko
Bruising, swelling, tenderness, asymmetry, dan nodularity dapat terjadi. Vascular occlusion
merupakan komplikasi serius yang lebih jarang.
Pasien perlu mengetahui warning signs seperti severe pain, unusual discoloration, atau visual
symptoms.
Natural result
Natural chin filler mempertimbangkan nose-lip-chin relationship, jawline, chin width, vertical
length, dan character wajah.
Targetnya bukan menciptakan satu shape standar untuk semua orang.
Kesimpulan
Inti artikel ini adalah bahwa filler dagu tidak sebaiknya dipahami sebagai keputusan treatment
yang berdiri sendiri. Pendekatan IBC perlu tetap mengikuti Concern -> Possible Cause -> Assessment
-> Treatment Option, dengan fokus pada Natural Look, Facial Harmony, Personalized Treatment,
dan hasil yang realistis.