Kerutan di sudut mata saat tersenyum, atau crow’s feet, umumnya muncul karena kontraksi otot di sekitar mata. Botox dapat membantu mengurangi tampilan kerutan dinamis tersebut dengan merelaksasi otot tertentu untuk sementara. Namun, jika garis halus terutama berkaitan dengan kulit kering, penurunan elastisitas, atau skin quality, eye rejuvenation treatment mungkin lebih relevan.
Itulah mengapa tidak semua kerutan di area mata membutuhkan tindakan yang sama.
Ada orang yang garis matanya hanya muncul ketika tertawa. Ada pula yang kerutannya tetap terlihat meskipun wajah sedang rileks.
Kondisi tersebut perlu dibedakan sebelum memilih treatment.
Mengapa Kerutan Sudut Mata Bisa Muncul?
Kulit di sekitar mata relatif tipis dan terus bergerak mengikuti ekspresi wajah.
Ketika tersenyum, tertawa, atau menyipitkan mata, otot orbicularis oculi berkontraksi. Gerakan ini membuat kulit di sudut luar mata membentuk lipatan.
Seiring waktu, beberapa faktor dapat membuat garis tersebut lebih mudah terlihat:
- Kontraksi otot yang berulang
- Penurunan elastisitas kulit
- Perubahan kolagen akibat aging
- Paparan sinar ultraviolet
- Kondisi kulit yang kering atau dehidrasi
Namun, mempunyai garis ketika tersenyum bukan berarti seseorang pasti mengalami penuaan dini.
Ekspresi wajah yang aktif merupakan hal normal.
Treatment lebih relevan ketika seseorang merasa garis tersebut mengganggu penampilan dan setelah dokter memastikan ada indikasi yang sesuai.
Kerutan Dinamis dan Statis: Apa Bedanya?
Kerutan Dinamis
kondisi ini terlihat terutama ketika otot bergerak.
Contohnya adalah garis di sudut mata yang muncul saat tersenyum dan berkurang ketika wajah kembali rileks.
Pada kondisi ini, Botox merupakan salah satu treatment yang dapat dipertimbangkan.
Kerutan Statis
Kerutan statis tetap terlihat ketika wajah sedang tidak berekspresi.
Kondisi tersebut dapat dipengaruhi perubahan struktur kulit, elastisitas, photoaging, dan ekspresi yang berlangsung selama bertahun-tahun.
Botox mungkin membantu komponen yang berasal dari aktivitas otot, tetapi tidak selalu cukup untuk mengatasi seluruh perubahan kulit.
Karena itu, dokter dapat mempertimbangkan treatment skin quality atau pendekatan lain berdasarkan kondisi pasien.
Bagaimana Cara Kerja Botox untuk Kerutan Mata?
Botox mengandung botulinum toxin type A yang bekerja mengurangi aktivitas otot tertentu secara sementara.
Ketika kontraksi otot yang menyebabkan lipatan kulit berkurang, tampilan garis dinamis dapat menjadi lebih halus.
Penggunaan botulinum toxin untuk lateral canthal lines atau crow’s feet telah dievaluasi dalam berbagai penelitian klinis.
Sebuah tinjauan dalam Aesthetic Surgery Journal membahas dua uji klinis fase III yang melibatkan total 1.362 peserta. Penelitian tersebut menunjukkan perbaikan kerutan sudut mata yang lebih baik pada kelompok onabotulinumtoxinA dibandingkan plasebo.
Namun, hasil tetap dipengaruhi anatomi, pola kerutan, produk, dan respons individual.
Apakah Botox Membuat Senyum Menjadi Kaku?
Salah satu kekhawatiran pasien adalah ekspresi wajah terlihat berbeda setelah Botox.
Kekhawatiran ini wajar karena otot sekitar mata berperan dalam senyum yang alami.
Tujuan treatment bukan membuat seluruh gerakan otot menghilang.
Dokter perlu mempertimbangkan pola senyum, aktivitas otot, posisi alis, bentuk mata, dan kebutuhan pasien.
Pada treatment yang terlalu agresif atau kurang sesuai, perubahan ekspresi atau asimetri dapat terjadi.
Karena itu, pendekatan konservatif dan assessment sebelum tindakan menjadi penting.
Apa Itu Eye Rejuvenation Treatment?
Eye rejuvenation merupakan istilah yang mencakup berbagai perawatan untuk membantu memperbaiki tampilan area sekitar mata.
Pilihan treatment dapat berbeda berdasarkan masalah yang ingin ditangani.
Misalnya:
- Skin booster tertentu untuk concern hidrasi dan skin quality
- Treatment berbasis energi untuk tekstur atau kekenduran tertentu
- Filler pada kasus kehilangan volume yang sesuai
- Botulinum toxin untuk kerutan dinamis
- Pendekatan lainnya sesuai pemeriksaan
Karena istilah eye treatment mencakup beberapa metode, hasilnya tidak dapat disamaratakan.
Treatment untuk dark circle akibat pigmentasi berbeda dari treatment untuk hollow under-eye atau garis ekspresi.
Botox vs Eye Treatment: Mana yang Lebih Cocok?
| Concern | Pendekatan yang bisa dipertimbangkan |
|---|---|
| Garis muncul ketika tersenyum | Botox sesuai indikasi |
| Kulit sekitar mata kering dan bertekstur | Skin-quality treatment |
| Kerutan tetap terlihat ketika diam | Assessment kombinasi muscle dan skin aging |
| Area bawah mata cekung | Evaluasi volume loss dan struktur |
| Lingkar hitam | Evaluasi pigmentasi, pembuluh darah, hollowing, atau kombinasi |
| Kantong mata menonjol | Evaluasi fat prolapse dan struktur jaringan |
Tabel tersebut menunjukkan mengapa satu treatment tidak otomatis menjawab semua masalah di area mata.
Apakah Botox Bisa Menghilangkan Kerutan Mata Secara Permanen?
Tidak.
Efek botulinum toxin bersifat sementara.
Aktivitas otot dapat kembali secara bertahap setelah efek treatment berkurang.
Waktu bertahannya hasil berbeda berdasarkan area, formulasi produk, dosis, kekuatan otot, dan respons individual.
Pengulangan treatment juga tidak perlu dilakukan hanya berdasarkan kalender.
Dokter perlu mengevaluasi apakah kerutan kembali menjadi concern dan apakah treatment ulang masih sesuai.
Efek Samping yang Perlu Diketahui
Seperti prosedur injeksi lainnya, Botox dapat menyebabkan:
- Memar atau nyeri sementara
- Bengkak pada titik injeksi
- Sakit kepala
- Asimetri sementara
- Perubahan ekspresi yang tidak diinginkan
- Ptosis atau perubahan posisi kelopak/alis pada kondisi tertentu
Komplikasi dapat berbeda berdasarkan area dan teknik.
Pasien dengan kondisi neuromuskular tertentu, kehamilan, menyusui, atau riwayat kesehatan khusus perlu berkonsultasi untuk menentukan apakah treatment sebaiknya dilakukan atau ditunda.
Perlukah Botox dan Eye Rejuvenation Dikombinasikan?
Tidak selalu.
Jika concern utama hanya berupa crow’s feet dinamis, Botox mungkin merupakan treatment yang paling relevan.
Namun, bila terdapat kerutan dinamis sekaligus kulit yang kering atau kehilangan elastisitas, dokter dapat mempertimbangkan treatment tambahan.
Yang penting adalah menentukan masalah dominan terlebih dahulu.
Kombinasi treatment sebaiknya dipilih karena mempunyai tujuan yang jelas, bukan sekadar untuk memperbanyak prosedur.
Pendekatan Eye Rejuvenation di Insta Beauty Center
Di Insta Beauty Center, perawatan area mata dapat menjadi bagian dari pendekatan aesthetic medicine yang mempertimbangkan struktur wajah dan kualitas kulit.
Filosofi Natural Look dan Facial Harmony mendorong pemilihan treatment berdasarkan kondisi individual.
Tujuannya bukan menghilangkan seluruh ekspresi wajah, tetapi membantu tampilan lebih segar dengan tetap mempertahankan karakter pasien.
Karena itu, dokter akan mempertimbangkan apakah concern lebih dominan berasal dari otot, kulit, volume, atau kombinasi beberapa faktor.
Kesimpulan
Botox dapat membantu mengurangi kerutan di sudut mata yang terutama muncul akibat ekspresi wajah.
Sementara itu, eye rejuvenation treatment mencakup berbagai pendekatan yang dapat membantu masalah kulit dan struktur di sekitar mata.
Keduanya bukan treatment yang otomatis saling menggantikan.
Jika ingin mengetahui treatment yang sesuai untuk kerutan atau tampilan mata yang terlihat lelah, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter Insta Beauty Center.